3 fasa.

Tiga fasa yang melucukan dalam kehidupan.

1. Di umur Remaja
Kamu miliki masa + tenaga
Tapi kamu tidak mempunyai harta.

2. Ketika fasa bekerja
Kamu miliki harta + tenaga
Tapi kamu tidak mempunyai masa.

3. Ketika fasa usia warga emas
Kamu miliki harta + masa
Tapi kamu tidak mempunyai tenaga

Inilah kehidupan…
Ketika dianugerahkan sesuatu kepada kamu
Diambil sesuatu yang lain dari kamu

Kite selalu percaya kehidupan orang lain lebih baik daripada kita
Orang lain pula percaya kehidupan kita lebih baik daripada mereka…
Semua itu terjadi kerana kita kehilangan sesuatu yangg penting dalam kehidupan kita dan ia adalah :

(Qanaah : Merasa Cukup)

Jika kita ingin tahu kedudukan kita di sisi ALLAH,
Perhatikanlah kedudukan ALLAH dlm hati kita..

Yg hidup dikampung berasa nak ke bandar, yg dibandar pula ingin pulang ke kampung…

Bila hujan, kita tanya bila laaa nak kemarau… Di musim kemarau kita tanya bila la hujan nak turun..

Bila duduk di rumah, rasa nak keluar, bila keluar pula rasa ingin pulang ke rumah…

Waktu sunyi kita nak kepada org ramai, bila ramai org pula jadi serabut perut, berasa nak kepada kesunyian.

Ternyata, sesuatu nampak indah kerana belum kita miliki.. Bila telah dimiliki lain pula jadinya..

Bilakah kebahagiaan akan diperolehi kalau kita sentiasa memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki..

Jadilah peribadi yang selalu bersyukur dengan rahmat dan nikmat yang sudah kita miliki..

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutup bumi yang luas ini…

Sedangkan menutup telapak tangan sahaja pun sudah begitu sukar..

Tapi, kalau daun kecil ini melekat di mata kita, maka tertutuplah bumi dengan daun..

Begitu juga bila hati ditutupi fikiran buruk sekecil manapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana, bumi ini sekalipun akan nampak buruk..

Jadi, janganlah menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.

Janganlah menutup hati kita dengan sebuah fikiran buruk, walaupun cuma seujung kuku.

Syukuri apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk memuliakan-Nya.

Kerana hidup adalah, waktu yang dipinjamkan dan amanah yang dipertanggungjawabkan..

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki..
Bersyukur atas keluarga yang kita miliki..

Bersyukur atas pekerjaan yang kita miliki..

Bersyukur atas kesihatan yang kita miliki..

Bersyukur atas rahmat dan nikmat yang kita miliki..

Bersyukur dan sentiasa bersyukur di dalam segala perkara..

Jauhilah sifat sombong dgn apa yg kita miliki ..

Ianya bukan milik kita, ianya milik Allah yg Maha Esa… Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah…

Terima kasih ya Allah, terima kasih ya Allah, terima kasih ya Allah….

Rezeki.

*ADA 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH*
x
*1.Rezeki Yang Telah Dijamin.*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”
(Surah Hud : 6).

*2. Rezeki Karena Usaha.*

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
(Surah An-Najm : 39).

*3. Rezeki Karena Bersyukur.*

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(Surah Ibrahim : 7).

*4. Rezeki Tak Terduga.*

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(Surah At-Thalaq : 2-3).

*5. Rezeki Karena Istighfar.*

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

*6. Rezeki Karena Menikah.*

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
(Surah An-Nur : 32).

*7. Rezeki Karena Anak.*

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa’ : 31).

*8. Rezeki Karena Sedekah*

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).

Semoga bermanfaat…aamiin